Wisata Pinus Songgon

Mengunjungi Wisata Pinus Songgon, Kok Sepi?

Simak review dan info harga tiket Wisata Pinus Songgon Banyuwangi

TRAVELERNOMADEN.COM – Perjalanan ke Banyuwangi dilanjutkan ke Wisata Pinus Songgon saat ke Banyuwangi.

Oh, namanya yang ada di Google, Wisata Pinus Songgon.

Sebelum ke Wisata Pinus Songgon, saya beli bakso dulu guys.

Baksonya persis di depan Masjid Raya di Rogojampi, nama masjidnya sudah lupa.

Porsinya besar, di sana menawarkan bakso dengan lontong.

Cukup unik sih, meski rasanya masih SNI (standar bakso).

Baca juga: Pengalaman Backpackeran ke Banyuwangi

Setelah kenyang, saya melanjutkan perjalanan dari Rogojampi ke Songgon di Banyuwangi.

Berbekal Google Maps, saya mencari lokasi tempat wisata tersebut.

Ternyata Google Maps saja nggak cukup bagi saya, lokasinya sulit dicari.

Letaknya berada di kaki Gunung Raung jadi harus menuju ke atas kalau dari Rogojampi.

Akhirnya setelah bertanya beberapa warga saya akhirnya sampai juga ke Tempat wisata yang saya tuju.

Baca juga: Liburan ke Banyuwangi sambil kerja

“Kok sangat sepi, apakah ini benar tempatnya,” kataku dalam hati.

Ternyata benar itu tempatnya, biaya masuknya cuma Rp 5 ribu saja.

Waktu itu musim hujan jadi saya sempat kesulitan masuk dengan motor.

Di sana kebanyakan tanah, jadi motor yang saya sewa di Banyuwangi sulit berjalan.

Nah, setelah masuk kok sepi ya?

Baca juga: Pasar Mbatok Solo, Jawa Tengah

Hawanya juga cukup dingin dan seperti mau hujan.

Saya hanya menemui beberapa wisatawan saja yang sepertinya adalah keluarga.

Mereka sepertinya mencoba offroad di sana.

Di sana ada dua warung makan, saya memilih ngopi di warung tersebut.

Tak lama saya menyalakan rokok, hujan pun turun.

Tidak hanya hujan, kilat dengan suara keras sempat mengagetkan saya.

Saya memesan kopi hangat sambil menyalakan rokok untuk menunggu hujan reda.

Hujan tak reda-reda, saya yang melakukan solo traveling cukup kesepian terlalu lama di sana.

Akhirnya saya memilih pergi.

Untung saya selalu membawa mantol di dalam tas ransel yang saya bawa.

Hujan memang masih cukup deras, saya tetap berjalan ke parkiran dan keluar dari sana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *